Beranda BATANG Pemandu Lagu Kafe di Pantai Sigandu Batang Alami Luka Sayatan di Leher,...

Pemandu Lagu Kafe di Pantai Sigandu Batang Alami Luka Sayatan di Leher, Korban Melapor ke Polisi

148
0
REKAMAN CCTV : Dugaan aksi kekerasan dengan korban pemandu lagu di kafe di Pantai Sigandu Batang, terekam kamera CCTV. Foto : (mediapekalongan.com.screenshot.dok)

PEKALONGAN, mediapekalongan.com Seorang pemandu karaoke berinisial R-A (22), warga Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya saat bekerja di sebuah kafe kawasan Pantai Sigandu, Batang.

Kasus tersebut terjadi pada beberapa waktu lalu dan telah dilaporkan ke pihak kepolisian pada Senin (23/6/2025). Korban datang ke Mapolres Batang didampingi dua kuasa hukumnya, yakni Damirin, S.H., dan Bayu Wirajaya, S.H. Dalam keterangannya, R-A mengaku mengalami kekerasan saat berada di ruang hall kafe tersebut.

https://mediapekalongan.com/harmoni-nusantara-di-pekalongan-rayakan-kebhinekaan-menjaga-pancasila/

“Saat itu saya tengah menemani dua tamu. Lalu saya berpamitan hendak keluar mencari udara segar dan menemui tamu lain di room satu,” kata R-A kepada wartawan. Namun, niat korban untuk berpindah ruang dihalangi salah satu terduga pelaku.

Pelaku disebut merangkul leher korban dengan kuat hingga menimbulkan luka sayatan di leher sepanjang 8 sentimeter dengan kedalaman setengah sentimeter. “Korban berusaha melepaskan diri. Saat itu lehernya mengalami luka sayatan. Setelah itu korban juga sempat dikejar dan dipukul hingga memar di bagian pipi,” jelas Damirin.

https://mediapekalongan.com/walikota-aaf-usulkan-proyek-penanganan-banjir-rob-di-sungai-bremi-meduri-diprioritaskan/

Kericuhan tersebut akhirnya berhenti setelah sejumlah orang di lokasi melerai dan berupaya menenangkan situasi. Menurut Damirin, dalam kejadian itu terdapat dua korban perempuan, termasuk R-A.

Damirin berharap aparat penegak hukum dapat segera menindaklanjuti laporan kliennya agar pelaku dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami minta agar proses hukum berjalan dengan adil dan pelaku segera diproses secara pidana,” tegas Damirin.

https://mediapekalongan.com/dishub-kota-pekalongan-lakukan-penyekatan-truk-masuk-jalur-pantura-tindaklanjut-se-dirjen-perhubungan-darat/

Sementara itu, Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Kasat Reskrim AKP Imam Muhtadi membenarkan adanya laporan tersebut. “Betul, korban sudah membuat laporan di Unit PPA. Saat ini kami tengah mengundang para saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Imam.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari pihak kepolisian yang kini fokus pada upaya pendalaman keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
Polisi juga belum memberikan keterangan lebih jauh terkait identitas terduga pelaku, termasuk motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Hingga saat ini, pihak korban masih menjalani perawatan akibat luka yang diderita, sekaligus mengikuti perkembangan kasus yang tengah ditangani pihak berwajib

Artikulli paraprakHarmoni Nusantara di Pekalongan, Rayakan Kebhinekaan – Menjaga Pancasila
Artikulli tjetërGaungkan Pancasila, ISNU Pekalongan Soroti Nilai Ketuhanan dan Moderasi Beragama

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini