Beranda BATANG Brimob B Pelopor Terjun Langsung Perbaiki Jembatan Si Guo, Jadi Akses Vital...

Brimob B Pelopor Terjun Langsung Perbaiki Jembatan Si Guo, Jadi Akses Vital Warga

78
0
TINJAU PROSES PERBAIKAN : Wakil Bupati Batang, Suyono, yang meninjau langsung proses perbaikan Jembatan Gantung Si Guo, Desa Siwatu, Wonotunggal, bersama unsur Forkopimcam. Foto : (mediapekalongan.com/dok)

BATANG, mediapekalongan.com – Derit pelan besi tua kembali terdengar di Jembatan Gantung Si Guo. Di atas bentangan yang menghubungkan Desa Siwatu dan Desa Sigayam, harapan warga perlahan disambung satu per satu.

Jembatan yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan hidup itu kini kembali disentuh kepedulian, bukan sekadar untuk diperbaiki, tetapi untuk diselamatkan.

Bagi para buruh pabrik apparel, petani, hingga anak-anak sekolah, Jembatan Gantung Si Guo bukan pilihan, melainkan keharusan. Setiap hari mereka melangkah di atasnya, meski papan kayu mulai lapuk dan rangka besi tergerus korosi. Rasa waswas kerap menyertai, namun kebutuhan hidup memaksa mereka tetap melintas.

Keluhan warga itu akhirnya mendapat jawaban. Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Tengah hadir bukan sebagai pasukan bersenjata, melainkan sebagai tangan-tangan pengabdian.

Dengan peralatan sederhana dan semangat gotong royong, personel Brimob turun langsung memperbaiki jembatan yang menjadi nadi ekonomi dan pendidikan warga.

Di bawah terik matahari, percikan api dari mesin las menyatu dengan peluh para personel. Besi-besi yang putus disambung kembali, papan kayu yang rapuh diganti satu per satu. Setiap detail diperhatikan, sebab yang dipertaruhkan bukan sekadar struktur jembatan, melainkan keselamatan ribuan langkah warga setiap hari.

Upaya kemanusiaan ini mendapat perhatian Wakil Bupati Batang, Suyono, yang meninjau langsung proses perbaikan bersama unsur Forkopimcam. Ia menyusuri jembatan, berhenti di beberapa titik, mengamati kerusakan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

“Hari ini kita meninjau perbaikan jembatan yang menurut laporan warga kondisinya sudah memprihatinkan untuk dilewati,” terang Suyono.

Suyono menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan gerak cepat Brimob dalam merespons kebutuhan warga. Menurutnya, perbaikan ini mencerminkan instruksi Kapolri agar Polri benar-benar hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat.

“Jangan hanya melihat fisiknya, tetapi manfaatnya. Jembatan ini menyangkut keselamatan, ekonomi, dan masa depan anak-anak. Inilah wujud negara hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Menariknya, perbaikan Jembatan Gantung Si Guo dilakukan tanpa menggunakan anggaran negara. Suyono mengungkapkan, biaya perbaikan berasal dari patungan pribadi dan dukungan internal Brimob.

“Perbaikan ini tidak menggunakan uang negara, tetapi uang patungan dari pribadi saya sebesar Rp10 juta serta dukungan dari Batalyon Brimob Kalibanger,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Tengah, Kompol Agung Hery Nugroho, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan Brimob merupakan bagian dari tugas kemanusiaan.

“Brimob tidak hanya bertugas menjaga harkamtibmas, tetapi juga memiliki fungsi SAR dan tugas sosial. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan, Brimob harus hadir dan membantu. Ini sesuai dengan perintah Presiden dan sejalan dengan motto kami, Jiwa Ragaku untuk Nusa dan Bangsa,” jelasnya.

Menurut Kompol Agung, laporan warga mengenai kondisi jembatan yang membahayakan langsung ditindaklanjuti karena jembatan tersebut merupakan akses utama pendidikan dan perekonomian masyarakat.

“Kami menargetkan dalam tiga hari pengerjaan, jembatan ini sudah aman dan nyaman dilalui. Anak-anak bisa berangkat sekolah tanpa rasa takut, dan warga dapat beraktivitas dengan lebih tenang,” katanya.

Di sisi jembatan, Arjo Mulyono, warga Desa Siwatu, menyaksikan proses perbaikan dengan rasa haru. Setiap hari ia melintasi jembatan tersebut untuk bekerja. Selama ini, rasa cemas selalu mengiringi setiap langkahnya.

“Sekarang jembatan diperbaiki oleh Brimob, kami sangat terbantu. Ini jalur utama kami setiap hari,” tuturnya.
Ia berharap, perhatian terhadap jembatan ini bisa berlanjut hingga peningkatan akses jalan secara permanen yang menghubungkan ke Kecamatan Tulis.

“Kalau jalannya bagus dan tembus ke arah pabrik apparel, waktu tempuh hanya sekitar 10 menit. Itu sangat membantu kami yang bekerja,” ujarnya penuh harap.

Sejak dibangun melalui program TMMD pada 2008, Jembatan Gantung Si Guo telah menjadi saksi bisu perjuangan warga. Kini, berkat kepedulian Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Tengah, jembatan itu kembali menjadi jalur aman yang menyambung harapan, menggerakkan roda ekonomi, serta memudahkan langkah anak-anak menuju sekolah.

Di atas bentangan besi dan kayu itu, Brimob tak hanya memperbaiki jembatan. Mereka menguatkan rasa aman, menegaskan kehadiran negara, dan membuktikan bahwa pengabdian sejati selalu berpihak pada rakyat.

Artikulli paraprakProyek Pembangunan Gedung Inspektorat Molor. Inilah Kata Walikota Pekalongan?
Artikulli tjetërPolemik Penarikan Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo oleh BUMDes di Brebes Telah Selesai, Berkat Tangan Dingin Erick Sunardi Warga Kota Pekalongan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini