Beranda PEMKOT PEKALONGAN Walikota Aaf Dorong PWI Tetap Profesional dan Objektif dalam Pemberitaan

Walikota Aaf Dorong PWI Tetap Profesional dan Objektif dalam Pemberitaan

11
0
SAMBUTAN : Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, menyampaikan sambutan dalam buka bersama dengan PWI Kota Pekalongan, Senin 9 Maret 2026. Foto : (mediapekalongan.com/dok)
PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf, mendorong insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pekalongan untuk terus menjaga profesionalitas dan objektivitas dalam menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Aaf usai menghadiri kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan ramah tamah dengan jajaran PWI Kota Pekalongan di Ayam Ungkep Kahuripan, Senin petang (9/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Aaf mengapresiasi sinergi yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kota Pekalongan dan PWI Kota Pekalongan. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan insan pers menjadi kunci penting dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kami dari Pemkot Pekalongan bersama PWI Kota Pekalongan selama ini sinergitasnya sudah sangat luar biasa. Kebersamaan kita juga sangat baik karena saya selalu menekankan kepada teman-teman PWI untuk tetap profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, profesionalitas yang dimaksud adalah bagaimana wartawan mampu menyampaikan fakta sesuai kondisi di lapangan tanpa menambah atau mengurangi substansi informasi yang ada. Pemberitaan diharapkan tetap objektif dan tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat akibat judul atau narasi yang kurang tepat.
“Profesional dalam arti apa yang memang menjadi berita pada saat itu ya silakan ditulis dan diberitakan apa adanya. Tidak membuat judul atau narasi yang bisa menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat. Jadi harus fair saja,” jelasnya.
Menurutnya, dalam menjalankan pemerintahan tentu tidak semua program berjalan sempurna. Oleh karena itu, kritik yang disampaikan melalui media juga menjadi bagian penting sebagai bahan evaluasi bagi pemerintah daerah.
“Memang tidak semuanya program dari pemerintah itu tercapai. Ya disampaikan saja apa kekurangan kita. Tapi kalau ada program yang memang tercapai dan sudah bermanfaat bagi masyarakat, ya itu juga disampaikan. Jadi berimbanglah beritanya, fair saja,” tambahnya.
Wali Kota Aaf menegaskan bahwa, selama ini Pemerintah Kota Pekalongan tidak pernah melakukan intervensi terhadap pemberitaan media. Ia percaya bahwa setiap wartawan memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing dalam menjalankan profesinya.
“Saya tidak pernah menekan teman-teman media untuk tidak boleh ini atau tidak boleh itu. Tidak ada. Semua kita profesional dan tahu posisi masing-masing,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu pula, Wali Kota Aaf turut menyampaikan apresiasi kepada PWI atas prestasi yang berhasil diraih di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Ia menyebut penghargaan yang diterima tersebut menjadi bukti bahwa kinerja wartawan PWI Kota Pekalongan semakin profesional dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Sekali lagi selamat untuk PWI Kota Pekalongan yang belum lama mendapatkan penghargaan di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2026 di Kota Tegal. Ini menunjukkan kinerja teman-teman PWI profesional dan bermanfaat untuk masyarakat, apalagi kalau tidak salah kategorinya terkait kepedulian terhadap sampah atau lingkungan,” ungkapnya.
Wali Kota Aaf berharap ke depan sinergi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan PWI dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Ia menilai peran media sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyampaian informasi yang edukatif, konstruktif, dan terpercaya.
“Semoga sinergitas ini terus dijaga dan ditingkatkan. Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Pekalongan, Kuswandi menyampaikan bahwa PWI Kota Pekalongan berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan profesionalitas wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik, terutama dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Kami di PWI Kota Pekalongan tentu sangat mengapresiasi sinergi yang telah terjalin baik dengan Pemerintah Kota Pekalongan. Kami juga terus mendorong anggota untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, profesional dalam bekerja, serta menyajikan berita yang objektif dan berimbang,” tutur Kuswandi.
Ia menambahkan, PWI Kota Pekalongan akan terus meningkatkan kapasitas para anggotanya melalui berbagai kegiatan, seperti pelatihan jurnalistik, diskusi media, hingga penguatan kompetensi wartawan agar kualitas pemberitaan semakin baik dan terpercaya.
“Kami ingin wartawan yang tergabung di PWI tidak hanya aktif dalam pemberitaan, tetapi juga terus meningkatkan kualitas dan kompetensinya. Dengan begitu, media bisa menjadi sumber informasi yang kredibel sekaligus memberikan edukasi yang positif kepada masyarakat,” tambahnya.
Kuswandi juga menyebut bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaranggota PWI sekaligus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan mitra kerja lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan baik yang selama ini sudah terjalin bisa semakin kuat. Komunikasi yang baik antara pemerintah dan media tentu akan berdampak positif dalam penyampaian informasi kepada masyarakat,” tukasnya.
Artikulli paraprakPintoe Dalem Street Fair 2026 Resmi Dibuka, Wujud Pelestarian Budaya dan Toleransi di Kota Pekalongan
Artikulli tjetërWalikota Aaf Apresiasi Kepedulian BMT Istiqlal, 150 Anak Yatim Terima Santunan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini