Beranda KOTA PEKALONGAN Tim Labfor Polda Jateng Periksa Lokasi Kebakaran Kapal di Pelabuhan Pekalongan

Tim Labfor Polda Jateng Periksa Lokasi Kebakaran Kapal di Pelabuhan Pekalongan

118
0
OLAH TKP : Petugas Bidlabfor dan Inafis Polda Jateng megeceka sampel puing kebakaran kapal di atas KM Nasional, yang diduga menjadi sumber awal munculnya percikan api, Rabu 13 November 2024. Foto : (mediapekalongan.com/dok)

PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Penyidik Satresrim Polres Pekalongan Kota belum bisa memastikan penyebab terbakarnya 12 kapal nelayan di Kawasan Pelabuhan Pekalongan. Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut, dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk menurunkan Bidlabfor dan Inavis Polda Jateng untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus menganalisa penyebab kebakaran.

Tim Labfor Polda Jateng yang dipimpin Kombes Pol M Fauzi Hidayat, bersama anggotanya memeriksa puing-puing sisa kebakaran di atas Kapal Motor (KM) Nasional Pekalongan yang diduga sumber awal percikan api muncul sebelum akhirnya menjalar ke kapal nelayan lainnya, Rabu 13 November 2024 siang. Mereka juga mengambil sampel sisa puing-puing kebakaran sebagai bahan uji laboratorium di Polda Jateng.

Proses olah TKP sendiri berlangsung selama 1,5 jam, lantaran harus mengidentifikasi lokasi secara detail. Kapolres Pekalongan Kota AKBP Prayuda Widiatmoko, usai mendampingi BidLabfor dan Inafis Polda Jateng, Rabu 13 November 2024 menjelaskan penyebab kebakaran kapal masih terus dilakukan penyelidikan. Dan, kali ini menghadirkan Tim Labfor dan Inafis Polda Jateng untuk menganalisa penyebab kebakaran.

“Tim Labfor Forensik merupakan ahlinya, yang bisa menentukan penyebab pasti kebakaran. Terkait hasilnya, tentu masih perlu diteliti maupun progresnya, termasuk masih ada bagian alat kapal yang tenggelam dan perlu diangkat untuk diteliti lebih lanjut,” terang Kapolres AKBP Prayuda Widiatmoko.

Terkait sampel yang dibawa Tim Labfor, akan diteliti dan diuji, apakah terkait maupun tidak terkait dengan penyebab kebakaran yang bisa menimbulkan percikan api maupun tidak. “Nanti, nunggu hasil Tim Labfor,” ujarnya.

Disinggung, apakah KM Nasional Pekalongan yang diduga menjadi sumber percikan api, dalam kondisi sehat atau tidak. Kapolres menegaskan, hal itu tentu yang akan menjadi bagian dari dari kroscek maupun pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita belum bisa menentukan, kapal itu dalam kondisi sehat atau rusak. Dan, penyebab sumber api, bisa berasal dari berbagai macam. Inilah yang akan diteliti satu per satu dari Labfor, sebetulnya sumber api dari mana?,”imbuhnya.

Berdasarkan hasil pendataan terakhir, kapal yang terbakar sebanyak 11 kapal (bukan 12 kapal-red). Itu lantaran, dari 13 kapal yang berpotensi terbakar, dua kapal diantaranya berhasil didorong dan diselamatkan, dan tidak berdampak secara serius. Disinggung terkait besaran kerugian, dirinya mengaku belum diketahui secara pasti. Dan, saat ini masih dalam proses pendataan. Bahkan, ada satu kapal yang diketahui masih memiliki residu mengeluarkan asap, sehingga belum berani mendata secara pasti, disamping memperhatikan faktor keselamatan petugas.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak dua belas kapal nelayan yang tengah bersandar di kawasan Pelabuhan Perikanan Pekalongan, Kota Pekalongan ludes terbakar dilalap si jago merah, Selasa 12 November 2024 pukul 02.15 Wib dini hari.

Kebakaran hebat itu terjadi diduga akibat korsleting listrik pada salah satu kapal, yakni KM Nasional, yang menjadi sumber awal api sebelum akhirnya menjalar ke sejumlah kapal nelayan lainnya.

Artikulli paraprakTekan Penyakit Berbasis Lingkungan, Masyarakat Diajak Tegakkan 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Artikulli tjetërPenataan Kawasan Kumuh Kampung Bugisan Terus Digenjot

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini