Beranda PEMKOT PEKALONGAN Pemkot Pekalongan Siapkan Lahan di Sekitar Exit Tol, Jadi Lokasi Pembangunan Instalasi...

Pemkot Pekalongan Siapkan Lahan di Sekitar Exit Tol, Jadi Lokasi Pembangunan Instalasi PSEL

8
0
KAWASAN EXIT TOL : Lahan milik Pemkot Pekalongan dikawasan exit tol Pekalongan, akan disiapkan menjadi instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Foto : (mediapekalongan.com/dok)

PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Kota Pekalongan siap menjadi lokasi pembangunan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) secara bersama di wilayah Pekalongan Raya, meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten  PekalonganKabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang.

“Kota Pekalongan komitmen dan siap menjadi tempat untuk lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah. Dan kami sudah siap menjadi tempat pusatnya,” terang Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.

Hal ini disampaikannya usai menandatangani surat pernyataan kesiapan pembangunan instalasi PSEL bersama tiga kepala daerah di Pekalongan Raya. Yakni Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, dan Pj. Sekda Kabupaten Batang, Sri PurwaningsihPenandatanganan berlangsung di Restoran Cinlong, Selasa (24/2) sore.

Menurutnya, kebutuhan lahan untuk pembangunan instalasi PSEL tersebut 5 hektare (ha). Pemkot Pekalongan, lanjut dia, menyiapkan lahan di sekitar exit tol untuk pembangunan instalasi PSEL tersebut. Tidak hanya itu, Pemkot Pekalongan juga masih ada alternatif lokasi lainnya.

Sebelumnya instalasi PSEL akan dibangun di Kabupaten Pekalongan. Namun, akses ke lokasi dinilai masih jauh. Sementara di Kota Pekalongan, aksesnya dinilai lebih mudah, bisa dijangkau dari Pemalang, Batang, maupun Kabupaten Pekalongan, lewat tol maupun jalur pantura.

“Tinggal bagaimana sosialisasi ke masyarakat. Jadi, ini tempat pengolahan sampah menjadi energi listrik, bukan tempat pembuangan sampah,” sambungnya.

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan, setelah penandatanganan surat pernyataan kesiapan pembangunan instalasi PSEL, tahap berikutnya penandatangan dengan gubernur Jawa Tengah.

Ia berharap, pembangunan instalasi PSEL bisa terealisasi secepatnya. Pembangunan PSEL diharapkan menjadi solusi konkret dan berkelanjutan dalam menuntaskan persoalan sampah di Pekalongan Raya.

“Yang terpenting, pembangunan PSEL ini tanpa membebani APBD masing-masing daerah. Kapasitas mencapai 1.000 ton sampah per hari, sehingga membutuhkan pasokan dari empat daerah, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Joko Purnomo menambahkan, kebutuhan lahan untuk pembangunan PSEL sekitar 5 ha  dipastikan telah tersedia. Namun, tahapan teknis masih harus melalui proses lanjutan.

“Mulai dari penyusunan feasibility study (FS), uji tanah (sondir boring), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), hingga perizinan lainnya sebelum konstruksi dimulai,” jelasnya.

Artikulli paraprakWalikota Aaf : THR Perusahaan Wajib Cair H-7 Lebaran, ASN dan PPPK Ikuti Regulasi
Artikulli tjetërBalgis Diab Ajak Pelajar Jadi Duta Lingkungan, Edukasi Pengelolaan Sampah Sejak Dini di Pekalongan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini