Beranda Entertainment “Pelangi di Mars” Jadi Rekomendasi Wajib Tontonan Keluarga saat Libur Lebaran

“Pelangi di Mars” Jadi Rekomendasi Wajib Tontonan Keluarga saat Libur Lebaran

20
0
PELANGI DI MARS : fFilm Pelangi di Mars digandrungi kawula muda di SAM Cinema Kesesi Kabupaten Pekalongan. Foto : (mediapekalongan.com/dok)

PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Film sci-fi keluarga “Pelangi di Mars” yang mulai tayang sejak 18 Maret 2026 menjadi salah satu rekomendasi utama yang wajib masuk watchlist tontonan keluarga selama libur Lebaran. Menghadirkan petualangan seru, visual futuristik, serta pesan hangat tentang persahabatan, film ini cocok dinikmati bersama seluruh anggota keluarga.

Hadirnya “Pelangi di Mars” menambah pilihan tontonan berkualitas bagi masyarakat, khususnya dalam momen kebersamaan seperti libur Lebaran. Film ini dirancang sebagai hiburan keluarga yang tidak hanya seru dan menghibur, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman visual yang berbeda dari film lokal pada umumnya.

Diproduksi oleh Mahakarya Pictures dan disutradarai oleh Upie Guava, film ini merupakan proyek besar yang digarap selama lebih dari lima tahun. Proses panjang tersebut menghasilkan karya dengan tampilan visual yang lebih matang, terutama melalui pemanfaatan teknologi CGI, VFX, dan Extended Reality (XR) yang membuat dunia dalam film terasa lebih hidup dan imersif.

Dari sisi cerita, “Pelangi di Mars” mengambil latar masa depan pada tahun 2100-an. Tokoh utama, Pelangi—anak pertama yang lahir di Mars—memulai petualangan bersama robot-robot sahabatnya.

Dalam perjalanannya, mereka harus menghadapi berbagai rintangan, termasuk ancaman dari korporasi besar bernama Nerotek yang ingin menguasai sumber daya tersebut untuk kepentingannya sendiri.

Kisah persahabatan antara Pelangi dan robot-robotnya menghadirkan sentuhan emosional yang kuat, sementara alur petualangan yang penuh aksi membuat film ini tetap menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Perpaduan tersebut menjadikan film ini sebagai tontonan yang pas untuk dinikmati bersama keluarga.

Film ini turut diperkuat oleh deretan pemain seperti Messi Gusti, Lutesha, Myesha Lin, Rio Dewanto, dan Livy Renata, serta dukungan pengisi suara dari Kristo Immanuel, Gilang Dirga, Bimo Kusumo, Vanya Rivani, hingga Dimitri Arditya yang semakin menghidupkan karakter dalam cerita.

Di balik layar, film ini juga melibatkan ratusan kreator dari berbagai bidang, mulai dari editor, animator, hingga visual effects artist. Termasuk pula kontribusi para voice actor dan body actor yang berperan penting dalam menghidupkan karakter, meskipun selama ini jarang mendapatkan sorotan.

Produser Dendi Reynando menyampaikan bahwa film ini merupakan hasil kerja kolektif dari banyak pihak yang terlibat dengan penuh dedikasi. Ia bahkan membagikan pengalaman emosional saat bertemu seorang animator yang merasa bangga karena karyanya menjadi bagian dari film ini.

“Dia datang jauh-jauh hanya untuk berterima kasih karena desainnya bisa menjadi bagian dari film ini. Dari situ saya menyadari bahwa Pelangi di Mars jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; film ini adalah milik kita semua,” ujar Dendi.

Sutradara Upie Guava juga menilai film ini sebagai simbol dari gerakan kreatif kolektif yang melibatkan banyak talenta Indonesia.

“Film ini adalah bentuk usaha maksimal dari dedikasi para editor, animator, VFX artists, voice actor, hingga body actor yang jarang terlihat, namun punya peran besar dalam menghidupkan cerita. Ini bukan sekadar proyek, namun sebuah gerakan,” jelas Upie.

Secara keseluruhan, “Pelangi di Mars” akan memberikan pengalaman baru menyaksikan karya anak negeri dengan kualitas yang mumpuni. Kombinasi alur cerita yang menarik dan eksekusi visual yang baik, film ini layak menjadi pilihan utama dan wajib masuk watchlist tontonan keluarga untuk mengisi waktu berkualitas selama libur Lebaran.

Artikulli paraprakWalikota Pekalongan Apresiasi Kesigapan Perumda Tirtayasa, Jaga Kualitas dan Kontinuitas Layanan Air Bersih

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini