Beranda PEMKOT PEKALONGAN Pemkot Pekalongan Siapkan Langkah Cepat dan Evaluasi Menyeluruh, Terkait Penanganan Bencana Banjir

Pemkot Pekalongan Siapkan Langkah Cepat dan Evaluasi Menyeluruh, Terkait Penanganan Bencana Banjir

16
0
** Wakil Walikota Pekalongan, Balgis Diab. Foto : (mediapekalongan.com/dok)
PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis pagi kembali memicu genangan di sejumlah wilayah Kota Pekalongan. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Pekalongan bergerak cepat menyiapkan langkah penanganan darurat sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh guna mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, menyampaikan bahwa Kota Pekalongan hingga saat ini masih berada dalam status tanggap darurat bencana yang diperpanjang hingga 13 Februari 2026. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang masih cukup tinggi.
“Status tanggap darurat bencana masih kita perpanjang sampai 13 Februari 2026. Tadi malam sampai pagi curah hujan tidak berhenti, debit air cukup tinggi, sehingga beberapa wilayah memang kembali tergenang,” ujar Wawalkot Balgis usai menyerahkan Perumahan RIT 3, Peluncuran SPPT serta Pembayaran PBB secara digital di Aula Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Kamis siang (5/2/2026).
Menurutnya, kondisi genangan yang kembali muncul menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Pekalongan. Oleh karena itu, pada hari yang sama Pemkot menggelar rapat koordinasi dan evaluasi lintas perangkat daerah untuk menindaklanjuti titik-titik genangan yang terjadi.
“ Pemerintah Kota Pekalongan melakukan rapat dan evaluasi, sekaligus menindaklanjuti di beberapa lokasi genangan air. Termasuk memastikan penanganan bagi masyarakat yang terdampak,” jelasnya.
Wawalkot Balgis menegaskan, perhatian utama pemerintah tidak hanya tertuju pada penanganan teknis genangan, tetapi juga pada kondisi warga yang terdampak. Terutama bagi masyarakat yang rumahnya tergenang sehingga mengalami keterbatasan mobilisasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Masyarakat yang memang tergenang air dan tidak bisa keluar rumah akan kita bantu, apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ini menjadi prioritas kami dalam penanganan jangka pendek,” tegasnya.
Terkait kondisi pengungsian, ia mengungkapkan bahwa, jumlah pengungsi sebelumnya sempat menurun drastis. Namun, dengan adanya genangan kembali, Pemkot akan melakukan monitoring langsung ke lapangan untuk memastikan apakah ada warga yang kembali mengungsi.
“Pengungsi yang kemarin sudah hampir habis, hari ini akan langsung kita monitoring ke lapangan. Kita cek apakah ada pengungsi yang kembali mengungsi atau tidak,” ungkapnya.
Meski demikian, berdasarkan laporan awal dari camat setempat, khususnya di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara, saat ini belum ditemukan adanya warga yang mengungsi. Hal tersebut karena masyarakat di wilayah tersebut dinilai sudah cukup terbiasa dan terlatih menghadapi kondisi genangan yang terjadi berulang selama bertahun-tahun.
“Kalau tadi Saya tanyakan kepada Pak Camat, di wilayah utara ini masyarakatnya sudah cukup handal dan terlatih, karena sudah puluhan tahun menghadapi kondisi seperti ini. Sekarang memang genangannya bergeser ke wilayah lain. Di wilayah Utara, tidak ada yang mengungsi, tetapi memang mereka agak kesulitan untuk mobilisasi keluar rumah,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkot Pekalongan tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk solusi jangka panjang agar persoalan banjir dan genangan tidak terus berulang.
“Untuk jangka pendek kita tangani secepat mungkin, tetapi untuk jangka panjangnya kita akan melakukan evaluasi menyeluruh. Bagaimana ke depan banjir di Kota Pekalongan ini tidak menjadi kejadian yang berulang setiap tahun,” tegasnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi curah hujan tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak kelurahan atau instansi terkait.
“Sehingga, apabila terjadi genangan atau kondisi darurat lainnya, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” tukasnya.
Artikulli paraprakSinergi Polres Pekalongan Kota, Edukasi Masyarakat Wujudkan Keselamatan Berlalu Lintas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini