
PEKALONGAN, mediapekalongan.com – Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (DPD BAMAGNAS) Kota Pekalongan masa bakti 2026–2028 digelar di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Kamis sore (08/1/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, H.A. Afzan Arslan Djunaid. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum bersejarah dalam penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan unsur keagamaan, sekaligus memperkuat sinergi dan toleransi antarumat beragama.
Wali Kota Aaf, sapaan akrabnya, menyebut, pengukuhan BAMAGNAS yang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan memiliki makna khusus. Menurutnya, hal tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi dan komunikasi lintas iman yang selama ini telah terbangun dengan baik.
“Ini sejarah ya, sejarah dalam arti BAMAGNAS ini pengukuhannya dilaksanakan di Kantor Pemerintah Kota Pekalongan. Ini menandakan bahwa sinergi kita semakin kuat. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kita sudah kuat, dan toleransi umat beragama di Kota Pekalongan juga sudah kuat,” ujarnya.
Wali Kota Aaf menegaskan, Pemerintah Kota Pekalongan senantiasa menjunjung nilai keterbukaan dan kebersamaan tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.
“Kita tidak pernah melihat suku, agama, ras, dan lain-lain. Asal mereka sopan, kita pasti terbuka, kita pasti menerima,” tegasnya.
Ia berharap kepengurusan DPD BAMAGNAS Kota Pekalongan yang dipimpin Pendeta Muda (Pdm.) Otniel Eka Putra bersama seluruh jajaran mampu memberikan kontribusi positif dan warna baru dalam mempererat hubungan antarumat beragama.
“Secara prinsip kita saling menghormati saja. Dengan dikukuhkan berdasarkan kompetensi, kita siap bersinergi, siap berkomunikasi. Ayo kita bangun dan kita kuatkan lagi hubungan antarumat beragama,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua BAMAGNAS Kota Pekalongan, Pdm. Otniel Eka Putra, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan dan pengukuhan tersebut. Ia menilai, momentum ini bukan sekadar penyatuan antar gereja, tetapi juga diharapkan mampu berkontribusi langsung bagi kemajuan dan kesejahteraan kota.
“Bukan sekadar gereja berkumpul dan bersatu, tapi juga ikut menyejahterakan kota dan menjadi bagian dari solusi atas permasalahan dan isu-isu yang ada di Kota Pekalongan,” kata Otniel.
Ia menambahkan, BAMAGNAS siap mendukung program pemerintah daerah, memperkuat persatuan antar gereja, serta berperan aktif dalam peningkatan indeks toleransi. Sejumlah program dan aksi sosial telah direncanakan dan ke depan akan disinergikan dalam satu agenda bersama agar dampaknya lebih terasa bagi masyarakat.
“Nanti juga ada beberapa aksi sosial yang sudah direncanakan. Yang tadinya berjalan sendiri-sendiri oleh masing-masing gereja, nah ini akan disinergikan menjadi satu agenda bersama,”pungkasnya






